Harmoni Kisah, Motivasi dan Alarm Hidupku
Minggu, 25 Oktober 2015
Zaujiy
Zaujiy ...
Satu kata "panggilan" yang kini tersemat kepadamu ...
Kepadamu yang hanya dalam hitungan menit pelafalan ijab kabul
Mitsaqan Ghalidza, Perjanjian kukuh yang menggetarkan Arasy-Nya ...
"Saya terima nikahnya ....."
Telah mengubah status kita masing-masing yang mengantarkan kita ke ranah kehidupan yang baru ...
Dengan sebuah tanggung jawab masing-masing ...
Menit ...
Yah hanya dalam hitungan menit namun insya Allah akan kita jalani beberapa puluh tahun ke depan
Jelas beberapa puluh tahun sebelumnya kita sama dalam perjuangan masing-masing
Sebelum jalan ceritanya kita lakoni, semua hanya menjadi sebilah rahasia, tak ada yang tahu ...
Sungguh tak ada yang bisa menebak bahwa kini kata Zaujiy itu menjadi gelar yang kusematkan kepadamu ...
Cita-cita menua bersama dan berharap tetap sama seperti beberapa jam setelah pelafalan itu
Harmonis hingga ke Surga-Nya ... Aamiin ...
Yaa Zaujiy ...
1 bulan berlalu ...
Masih seumuran jagung, ibaratnya ...
Kita bersama mengarungi bahtera rumah tangga kita ...
U are Imam for Me, and Me, Makmum for U ...
Engkau adalah nahkoda untuk kapal yang kita arungi, belayar di tengah lautan kehidupan
menerjang getaran ombak, bersama dalam menghias agar perjalanan ini kelak sampai ke dermaga terakhir dalam wujud ekspresi suka cita ...
Berdua ...
Di sini ...
Kita masih berdua ...
Kelak jika Dia mengizinkan akan ada suara tangisan bocah kecil di samping kita
Kuharap kita dapat menjadi murobbi/murobbiyah untuk mujahid mujahidah kita kelak
Beharap semua ini tetap berlanjut, always n forever , selalu dan selamanya ...
I hope, our love is until Jannah ...
Abadi Hingga Ke Surga-Nya ... Aamiin ...
Berikut kutipan Nasyid "Edcoustic"
"Terucap syukurku aku memilihmu
Menjadi teman hidup setia selamanya
Ikatan suci ini selalu kan ku jaga
Aku dan dirimu, mengucap janji bahagia
Dan berlayarlah kita renda keluarga
Meretas hidup bersama
Aku bahagia ku dipertemukan belahan jiwaku
Tuhan persatukan kami untuk selamanya
Hingga bahagia di Surga-Mu
pegang tanganku tataplah mataku
Engkau ditakdirkan untukku"
Baitiy Jannatiy_13 Muharram 1437 H
Senin, 15 Juni 2015
Mengenang Tentangmu, Nek !
Terbayang satu wajah penuh penuh cinta, penuh kasih ...
Terbayang satu wajah penuh dengan kehangatan ...
Allah izinkanlah aku bahagiakan dia ...
Meski dia tlah jauh biarkanlah aku berarti untuk dirinya ...
--- Opick
Kurang lebih 12 tahun yang lalu, seorang gadis kecil berseragam putih merah dengan ransel di pundaknya tampak menenteng kantongan di jemari kecilnya. Melangkah ke sekolah, selain untuk menuntut ilmu, diapun ikut menjajakan dagangan nenek yang dititipkan kepadanya. Tampak gerombolan anak-anak berlari mendekatinya ...
"Sakko'sakko' saya satu!"
"Kerupuk ubi saya!"
Mereka bersahut-sahutan.
Hmmm ... Mengenang masa itu, mengingatkan dengan sosok Alm. Nenek, seorang wanita yang mandiri dan tangguh. Sampai di usia senjapun beliau masih berdagang kecil-kecilan walaupun sebenarnya, kiriman dari anak-anak yang sudah beliau besarkan setidaknya dapat menutupi kebutuhan sehari-harinya, tapi beliau tetap dengan hobbinya jualan, walaupun untung tak seberapa atau bahkan tidak ada untung karena terkadang beliau hanya menggratiskan untuk kami.
Nek ... !
4 Hari lagi menjelang ramadhan, beliau berpulang sesaat sebelum ramadhan 2 tahun yang lalu. Masih terasa hangat ingatan kami tentangmu yang selalu mengungkapkan harapan-harapannya, ingin melihat cucu-cucunya menikah dan berhasil. Tapi, kini engkau telah lebih dulu dipanggil Oleh-Nya. Kelak dan pasti kamipun akan menyusul, entah kapan ... ? Namun, kami berharap agar kelak kami menyusulmu dalam keadaan meninggalkan anak dan cucu yang mendo'akan kami di belakang dan berharap pula kelak cucu-cucuku pun mengenang Neneknya, sebagaimana saya mengenang Nenek. Aamiin ...
Nek ... !
Terima kasih atas slide-slide kenangan yang engkau goreskan di hidup kami ...
Terima kasih atas perjuangan hidup yang engkau ajarkan untuk kami ...
Terima kasih pula dengan dagangan yang nenek titipkan jadi semasa putih merah nama saya telah bertitle, dikenal dgn nama Karlina, Pabbalu sakko-sakko' (kata teman-teman :D )
Nek ... !
Semoga Nenek tenang di alam sana ...
ALLAAHUMAGHFIRLAHAA
WARHAMHAA WA ' AAFIHAA
WA'FU'ANHAA...
---
Hidup ...
Mengajarkan arti perjuangan ...
Mengajarkan arti rasa sabar ...
Mengajarkan arti rasa syukur ...
Hidup ...
Menyisakan slide-slide kenangan ...
Hingga setiap fase, punya cerita tersendiri ...
Masih di Bumi ...
Mengenang Tentangmu, Nek !
Pcn, 27 Sya'ban 1436 H
Kurang lebih 12 tahun yang lalu, seorang gadis kecil berseragam putih merah dengan ransel di pundaknya tampak menenteng kantongan di jemari kecilnya. Melangkah ke sekolah, selain untuk menuntut ilmu, diapun ikut menjajakan dagangan nenek yang dititipkan kepadanya. Tampak gerombolan anak-anak berlari mendekatinya ...
"Sakko'sakko' saya satu!"
"Kerupuk ubi saya!"
Mereka bersahut-sahutan.
Hmmm ... Mengenang masa itu, mengingatkan dengan sosok Alm. Nenek, seorang wanita yang mandiri dan tangguh. Sampai di usia senjapun beliau masih berdagang kecil-kecilan walaupun sebenarnya, kiriman dari anak-anak yang sudah beliau besarkan setidaknya dapat menutupi kebutuhan sehari-harinya, tapi beliau tetap dengan hobbinya jualan, walaupun untung tak seberapa atau bahkan tidak ada untung karena terkadang beliau hanya menggratiskan untuk kami.
Nek ... !
4 Hari lagi menjelang ramadhan, beliau berpulang sesaat sebelum ramadhan 2 tahun yang lalu. Masih terasa hangat ingatan kami tentangmu yang selalu mengungkapkan harapan-harapannya, ingin melihat cucu-cucunya menikah dan berhasil. Tapi, kini engkau telah lebih dulu dipanggil Oleh-Nya. Kelak dan pasti kamipun akan menyusul, entah kapan ... ? Namun, kami berharap agar kelak kami menyusulmu dalam keadaan meninggalkan anak dan cucu yang mendo'akan kami di belakang dan berharap pula kelak cucu-cucuku pun mengenang Neneknya, sebagaimana saya mengenang Nenek. Aamiin ...
Nek ... !
Terima kasih atas slide-slide kenangan yang engkau goreskan di hidup kami ...
Terima kasih atas perjuangan hidup yang engkau ajarkan untuk kami ...
Terima kasih pula dengan dagangan yang nenek titipkan jadi semasa putih merah nama saya telah bertitle, dikenal dgn nama Karlina, Pabbalu sakko-sakko' (kata teman-teman :D )
Nek ... !
Semoga Nenek tenang di alam sana ...
ALLAAHUMAGHFIRLAHAA
WARHAMHAA WA ' AAFIHAA
WA'FU'ANHAA...
---
Hidup ...
Mengajarkan arti perjuangan ...
Mengajarkan arti rasa sabar ...
Mengajarkan arti rasa syukur ...
Hidup ...
Menyisakan slide-slide kenangan ...
Hingga setiap fase, punya cerita tersendiri ...
Masih di Bumi ...
Mengenang Tentangmu, Nek !
Pcn, 27 Sya'ban 1436 H
Rabu, 03 Juni 2015
Tekuni Hobimu ... !!!
Hmmm ... *Hela nafas dalam-dalam ... Hembuskan ...
Pagi ini ketemu ...... *ketemu siapa ... ? *hehe ... ketemu artikel sist :D *hmmm ... dasar !!!
Penasaran ... ??? check it ...
Ketemu artikel dari Hipwee judulnya : 20 Kebiasaan Kecil yang Bisa Bikin Kamu Makin Cerdas
Siapa yang tidak mau cerdas ... ? *Ke laut saja mancing ikan :D
Jawabannya, tentu orang-orang yang berakal semua ingin cerdas bukan ... ?
By Bpk Paulus Risang
Kecerdasan itu gak didapat dengan sistem kebut semalam lho, melainkan harus dibangun secara bertahap. Kamu juga gak lahir langsung bisa ngomong kan? Harus belajar dulu beberapa lama. Semakin sering dilatih, kamu pun semakin mahir.
Makanya, kamu perlu sering-sering melatih pikiran kamu biar tetap tajam. Ini dia beberapa tips simpel yang bisa kamu biasakan mulai dari sekarang untuk menjaga otakmu tetap encer.
1. Rangsang otakmu untuk memunculkan beberapa ide tiap hari
Idenya bisa tentang apa aja. bisa gimana caranya mengentaskan kemiskinan, caranya biar bisa begadang tapi tetap sehat, ide buat video, apapun deh! Gak masalah idenya tentang apa, masuk akal atau enggak, yang penting otakmu tetap jalan. Siapa tau dari ide itu kamu bisa mengubahnya jadi sesuatu. Oh iya, jangan lupa catat idemu.
Temukan suatu hal yang barusan kamu pelajari, lalu bangunlah opini yang berbeda dari orang kebanyakan, semacam opini yang gak biasa, yang baru muncul kalo kamu kritis. Terus, temukan bukti-bukti yang mendukung opinimu dan terbukalah dengan ide-ide yang bisa mengubah opinimu. Kalo kamu sering melakukan ini, kamu akan terlatih berpikir kritis dan out of the box.
Kalo kamu masih mampet juga, cobalah baca bagian editorial di koran dan evaluasilah secara kritis. Itu akan membantumu untuk mengerti bagaimana orang lain membentuk argumen dan mengekspresikan pendapat.
Semisal, kamu suka baca dan ingin tahu siapa penulis terbaik tahun ini. Jangan cuma berhenti di rasa gatal ingin tahu. Cari siapa pemenang Pullitzer Prize tahun ini. Atau cari daftar penerima Nobel Sastra, kemudian baca buku-buku mereka.
Nah, jadi cerdas bukan berarti harus punya gelar S2 kan, tapi melakukan kebiasaan-kebiasaan di atas secara rutin juga gak mudah lho, karena kamu harus konsisten. Kalo kamu punya tips atau kebiasaan lain yang bisa bikin pintar, jangan malu-malu membagikannya di kolom komentar ya.
-------------
Inspiratif kan ... ?
Mulai sekarang ... Action ... !!!
insya Allah ...
Pagi ini ketemu ...... *ketemu siapa ... ? *hehe ... ketemu artikel sist :D *hmmm ... dasar !!!
Penasaran ... ??? check it ...
Ketemu artikel dari Hipwee judulnya : 20 Kebiasaan Kecil yang Bisa Bikin Kamu Makin Cerdas
Siapa yang tidak mau cerdas ... ? *Ke laut saja mancing ikan :D
Jawabannya, tentu orang-orang yang berakal semua ingin cerdas bukan ... ?
By Bpk Paulus Risang
Kecerdasan itu gak didapat dengan sistem kebut semalam lho, melainkan harus dibangun secara bertahap. Kamu juga gak lahir langsung bisa ngomong kan? Harus belajar dulu beberapa lama. Semakin sering dilatih, kamu pun semakin mahir.
Makanya, kamu perlu sering-sering melatih pikiran kamu biar tetap tajam. Ini dia beberapa tips simpel yang bisa kamu biasakan mulai dari sekarang untuk menjaga otakmu tetap encer.
1. Rangsang otakmu untuk memunculkan beberapa ide tiap hari
Idenya bisa tentang apa aja. bisa gimana caranya mengentaskan kemiskinan, caranya biar bisa begadang tapi tetap sehat, ide buat video, apapun deh! Gak masalah idenya tentang apa, masuk akal atau enggak, yang penting otakmu tetap jalan. Siapa tau dari ide itu kamu bisa mengubahnya jadi sesuatu. Oh iya, jangan lupa catat idemu.
2. Jangan malas baca koran
Kalo kamu menganggap baca koran itu kerjaannya bapak-bapak, kamu salah besar. Koran (dan media berita lainnya) membantumu untuk lebih peka pada hal-hal penting dan apa yang terjadi di dunia. Dari situ, kamu bisa belajar membentuk opinimu sendiri dan mengaitkan sesuatu dari hal yang kelihatannya gak berkaitan. Dan yang pasti wawasanmu lebih luas.3. Cobalah terapkan devil’s advocate
Devil’s advocate itu bukan berarti kamu membela iblis lho, tapi mengambil argumen tandingan terhadap suatu opini, untuk menguji keabsahan opini tersebut.Temukan suatu hal yang barusan kamu pelajari, lalu bangunlah opini yang berbeda dari orang kebanyakan, semacam opini yang gak biasa, yang baru muncul kalo kamu kritis. Terus, temukan bukti-bukti yang mendukung opinimu dan terbukalah dengan ide-ide yang bisa mengubah opinimu. Kalo kamu sering melakukan ini, kamu akan terlatih berpikir kritis dan out of the box.
Kalo kamu masih mampet juga, cobalah baca bagian editorial di koran dan evaluasilah secara kritis. Itu akan membantumu untuk mengerti bagaimana orang lain membentuk argumen dan mengekspresikan pendapat.
4. Rutinkan kebiasaan membaca buku fiksi dan non fiksi
Cobalah untuk membaca sebuah buku setiap minggu. Kamu bisa membaca kapanpun kamu ada waktu, bisa di kendaraan umum atau saat kamu mengantri. Buku fiksi bagus untuk memahami karakter dan menyelami perspektif berbeda, sedangkan buku nonfiksi membantumu memperkenalkan topik-topik baru, seperti hukum dan politik.5. Matikan TV-mu, beralihlah ke video edukatif yang banyak bisa kamu temui di YouTube
Kadang lebih asik dan lebih mudah menangkap suatu subjek lewat menontonnya dibanding membaca, terutama kalo kamu tipe visual learner. Kamu bisa menonton video- video seminar TED dan belajar dari pengalaman mereka yang jadi pembicara di sana, atau kanal Youtube kayak SmarterEveryDay yang memberikan pengetahuan dengan cara yang seru, jadi lebih gampang nempel di kepala.6. Follow akun yang membagikan informasi menarik
Udah banyak laman yang membagikan artikel mendidik dan inspiratif (contohnya Hipwee!). Kamu bisa mengikuti akun-akun mereka di media sosial, biar kamu bisa belajar bermacam hal lewat linimasa atau newsfeed-mu. Atau, kalau kamu merasa media sosial adalah distraksi — kamu juga bisa berlangganan newsletter mereka yang akan langsung dikirimkan ke e-mailmu.7. Bagikan pengetahuanmu ke orang lain
Setelah kamu mempelajari suatu hal yang baru, bagikan ke orang lain agar ilmumu itu makin tajam. Temukan teman yang bisa diajak bertukar pikiran biar pengetahuanmu nambah dan kamu bisa menemukan perspektif yang berbeda.8. Bikin dua daftar: daftar skill yang berhubungan dengan pekerjaanmu dan skill yang ingin kamu kuasai di masa mendatang
Usahakan daftar ini gak pernah kosong, agar kamu terdorong untuk mempelajari hal baru tiap hari. Ambil masing-masing satu dari daftar di atas, temukan sumber-sumber yang relevan, lalu pelajarilah.9. Buat daftar hal-hal yang telah kamu lakukan
Di akhir hari, tuliskan hal-hal yang telah kamu selesaikan hari itu. Kegiatan ini bisa membantu kamu merasa lebih baik dengan hal-hal yang udah kamu capai, terutama kalo kamu lagi galau. Daftar ini juga bisa untuk mengevaluasi seberapa produktif kamu tiap harinya. biar kamu bisa merencanakan kegiatan besok dengan lebih baik.10. Tuliskan ulang apa yang sudah kamu pelajari. Agar ilmumu tak membeku
Kamu bisa membuat posting blog tentang apa aja yang udah kamu pelajari hari itu. Memposting di blog membantu kamu untuk menelusur hal-hal yang udah kamu pelajari selama ini. Dan kamu pun akan belajar lebih serius, karena harus mempostingnya di blog yang akan dibaca banyak orang, malu kan kalo ilmunya cuma setengah-setengah?11. Mainkan game yang bisa menstimulasi pikiranmu
Latih otakmu dengan soal-soal atau kuis, misalnya TTS, sudoku, atau situs asah otak seperti Lumosity biar otakmu tetap encer dan mentalmu terjaga.12. Ikut kursus online
Lewat internet, kamu bisa kursus macam-macam secara online, baik berbayar maupun gratis. Lewat kursus, pembelajaranmu akan lebih fokus dan terstruktur. Tapi, jangan ambil banyak-banyak, fokuskan ke satu atau dua materi aja.13. Nongkrong sama orang-orang yang lebih cerdas dari kamu
Kamu perlu nongkrong sama orang-orang cerdas, biar wawasanmu juga lebih luas. Bersikaplah rendah hati dan mau belajar dari mereka. Kalau kamu sering nongkrong sama orang-orang yang pengetahuannya di atas kamu, mau gak mau kamu juga harus banyak belajar buat mengimbangi mereka.14. Ikuti rasa ingin tahumu. Jadilah manusia kepo dalam konteks yang bagus
Kalau kamu berpapasan dengan sesuatu yang keren atau bikin kamu penasaran, cari tahu. Jangan cuma dibiarkan berlalu. Ikuti rasa ingin tahumu dan temukan jawabannya.Semisal, kamu suka baca dan ingin tahu siapa penulis terbaik tahun ini. Jangan cuma berhenti di rasa gatal ingin tahu. Cari siapa pemenang Pullitzer Prize tahun ini. Atau cari daftar penerima Nobel Sastra, kemudian baca buku-buku mereka.
15. Lawan rasa takutmu
Lawan rasa takut dengan keluar dari zona nyamanmu. Setiap hari, dorong dirimu melakukan hal yang kurang menyenangkan tapi bisa membuatmu berkembang,16. Jelajahi tempat-tempat baru
Kamu mungkin gak bisa traveling tiap hari, tapi kamu bisa menjelajah sudut-sudut kota tempat tinggalmu dan menemukan hal baru atau berkenalan dengan orang baru. Itu lebih produktif daripada cuma nonton TV kan.17. Ajak ngobrol orang yang kamu anggap menarik
Jangan ragu untuk berkenalan dan mengajak ngobrol orang lain, meski gak kamu kenal. Tetap rendah hati, karena kamu bisa menemukan perspektif dan wawasan baru bahkan dari orang-orang yang gak terduga, misalnya tukang parkir, atau petugas kebersihan.18. Duduklah dalam diam, kemudian refleksikan pencapaianmi seharian
Pada waktu-waktu tertentu, berhentilah melakukan rutinitasmu sejenak dan duduklah dalam hening. Refleksikan semua yang udah kamu lakukan hari itu. Melakukan refleksi adalah cara jitu untuk mengetahui apakah harimu memang berjalan dengan tepat.19. Giatilah hobi yang kamu sukai setiap hari
Memang lebih asik kalo kita mempelajari sesuatu yang kita suka. Kenapa gak pelajari sesuatu yang sesuai sama hobimu aja? Kalau kamu suka musik, pelajari lagu baru atau malah alat musik baru. Kalo kamu suka nulis, biasakan menulis tiap hari.20. Terapkan langsung apa yang sudah kamu pelajari selama ini
Ilmu yang kamu pelajari akan terasah kalo kamu terapkan sesering mungkin. Learning-by-doing adalah salah satu cara efektif untuk tambah cerdas dan tajam.Nah, jadi cerdas bukan berarti harus punya gelar S2 kan, tapi melakukan kebiasaan-kebiasaan di atas secara rutin juga gak mudah lho, karena kamu harus konsisten. Kalo kamu punya tips atau kebiasaan lain yang bisa bikin pintar, jangan malu-malu membagikannya di kolom komentar ya.
-------------
Inspiratif kan ... ?
Mulai sekarang ... Action ... !!!
insya Allah ...
Langganan:
Postingan (Atom)
